LAMPUNG BARAT Mediatamanew.com,. Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar Safari Ramadan, bertempat di kediaman Bupati Lampung Barat, Pekon Purawiwitan, Kecamatan Kebun Tebu, Kamis 12 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Barat mengatakan Ramadan adalah bulan yang penuh kemuliaan. Bulan yang mendidik jiwa, menguatkan iman, serta mengajarkan kepedulian sosial.
“Di bulan inilah kita dilatih memperbaiki akhlak, untuk menahan diri, memperbanyak ibadah, serta mempererat ukhuwah. Derajat takwa inilah yang menjadi ukuran kemuliaan seseorang di hadapan Allah SWT. Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa siapa yang berpuasa karena iman dan mengharap ridha Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu,” kata dia.
Oleh karena itu, Bupati Lampung Barat mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan Ramadan ini dengan sebaik-baiknya. Hidupkan masjid dengan salat tarawih berjamaah, perbanyak membaca dan mentadaburi Al-Qur’an dan tingkatkan sedekah serta kepedulian kepada sesama.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah melalui amilin zakat yang telah disahkan oleh BAZNAS Kabupaten Lampung Barat, sehingga pengelolaan dan penyalurannya dapat dilakukan secara tertib, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi para mustahik yang membutuhkan.
“Semoga Ramadan tahun ini menjadi momentum perbaikan diri dan penguatan spiritual bagi kita semua, serta menjadikan kita pribadi yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujarnya.
Selain itu, orang nomor satu di Lampung Barat itu juga mengajak lapisan masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan antar umat beragama. Toleransi dan saling menghormati merupakan kekuatan sebagai bangsa yang majemuk.
“Mari kita rawat kebersamaan ini demi terwujudnya Lampung Barat yang damai dan sejahtera,” tuturnya.
Terakhir, Ia menjelaskan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat telah meluncurkan Gerakan PM BERKAH (Peduli dan Manfaat Berbagi Karena Allah SWT). Program ini menjadi gerakan bersama untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun oleh BAZNAS dan disalurkan kepada para mustahik secara transparan dan akuntabel.
“Kami berharap gerakan ini menjadi budaya kebaikan yang tumbuh dari kesadaran bersama. Bukan semata sebagai program pemerintah, melainkan sebagai gerakan moral seluruh masyarakat Lampung Barat untuk saling peduli dan berbagi,” pungkasnya.(AT)






