Way Panji, Mediatamanew.com. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan arah pembangunan daerah ke depan harus bertumpu pada penguatan potensi desa sebagai basis utama pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Egi saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Kecamatan Way Panji, Kamis (5/2/2026).
Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Way Panji yang digelar di Gedung Olahraga Desa Sidoreno tersebut merupakan titik kesembilan pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan.
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, anggota DPRD Lampung Selatan Dapil II, jajaran kepala perangkat daerah, unsur Forkopimcam, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para kepala desa se-Kecamatan Way Panji.
Dalam forum perencanaan tahunan tersebut, Bupati Egi menekankan bahwa pembangunan Lampung Selatan tidak lagi bersifat seragam, melainkan menyesuaikan karakter dan potensi masing-masing desa.
Ia menyebut, tema pembangunan daerah tahun 2027 difokuskan pada percepatan pembangunan pariwisata berkelanjutan berbasis potensi desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Setiap desa memiliki keunikan yang bisa dikembangkan. Pembangunan harus dimulai dari desa, karena ketika potensi lokal dikelola dengan baik, kesejahteraan masyarakat akan tumbuh secara alami dan berkelanjutan,” ujar Egi.
Menurutnya, desa tidak boleh hanya menjadi penerima program pembangunan, tetapi harus berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi produktif.
Potensi pertanian, UMKM, serta aktivitas masyarakat desa perlu diintegrasikan agar memberikan nilai tambah nyata bagi ekonomi lokal.
Secara khusus, Bupati Egi menilai Kecamatan Way Panji memiliki kekuatan di sektor pertanian yang dapat dikembangkan lebih luas, tidak hanya sebagai penopang ketahanan pangan, tetapi juga sebagai daya tarik pariwisata berbasis desa.
Model pengembangan tersebut diharapkan mampu memperluas peluang ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Selain aspek ekonomi, Bupati Egi juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai fondasi pembangunan desa yang produktif dan berdaya saing. Ia mengajak masyarakat menerapkan semangat Desa Helau dengan lingkungan yang bersih, rapi, dan indah.
“Desa yang bersih mencerminkan karakter masyarakatnya. Kebersihan harus menjadi budaya, bukan sekadar program,” tegasnya.
Bupati Egi berharap seluruh usulan pembangunan yang dihasilkan dalam forum Musrenbang benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat desa, selaras dengan arah kebijakan daerah, serta mampu memperkuat potensi lokal secara berkelanjutan.
Sementara itu, Camat Way Panji, Raden Permata Marga, menyampaikan bahwa mayoritas masyarakat setempat masih menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian. Karena itu, pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor pertanian menjadi kebutuhan utama guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Way Panji dikenal sebagai salah satu lumbung pangan Kabupaten Lampung Selatan dengan luas baku sawah mencapai 1.830 hektare pada tahun 2025,” Raden Permata Marga.
Lebih lanjut ia menyampaikan, berbagai program peningkatan pertanian telah dilakukan, mulai dari optimalisasi lahan seluas 139 hektare, bantuan 15 titik sumur sibel di Desa Sidoharjo, bantuan alat dan mesin pertanian untuk brigade pangan, hingga bantuan benih padi seluas 500 hektare di Desa Sidoharjo dan Sidomakmur.
Selain pertanian, pemerintah juga mendorong penguatan sektor peternakan dan perikanan melalui penyaluran bantuan ternak kambing dan ayam petelur kepada kelompok tani, serta bantuan sarana pendukung bagi kelompok pengawas dan pembudidaya ikan di wilayah Balinuraga.
Dalam forum tersebut turut disampaikan capaian pembangunan fisik yang bersumber dari APBD Kabupaten Lampung Selatan tahun 2025 dengan total anggaran Rp6,43 miliar, meliputi rekonstruksi jalan, pembangunan drainase, SPAM desa, serta peningkatan jalan lingkungan.
Adapun rencana pembangunan infrastruktur desa tahun 2027 di Kecamatan Way Panji difokuskan pada normalisasi DAS, rekonstruksi jalan poros antar desa, serta peningkatan jalan lingkungan di sejumlah wilayah. (Dian)






