Tulang Bawang Barat-Mediatamanew.com- Polemik operasional Karaoke Diva kembali memunculkan tanda tanya besar.Di tengah belum tuntasnya penolakan masyarakat dan belum adanya keputusan resmi pemerintah daerah, tiba-tiba muncul pemberitaan dari Teropongkasusnews.com yang seolah menggiring opini bahwa tempat hiburan malam tersebut telah mendapat restu untuk kembali beroperasi.
Berita yang beredar melalui akun anonim di grup Facebook Tulang Bawang Barat itu bahkan menyebut pihak Satpol PP telah mengizinkan Karaoke Diva buka kembali karena dianggap sudah memenuhi syarat.
Narasi tersebut langsung memantik reaksi publik karena dinilai bertolak belakang dengan hasil rapat dan sikap masyarakat yang sejak awal menolak keberadaan usaha tersebut.
Namun fakta di lapangan justru berbeda.
Pelaksana Tugas Kasat Pol PP Tubaba, Barmawi,SH,MM dengan tegas membantah pernah memberikan pernyataan maupun izin sebagaimana yang diberitakan media tersebut.
“Saya tidak pernah memberikan statement apa pun terkait izin membuka kembali Karaoke Diva,” tegas Barmawi saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Kamis (7/5/2026).
Barmawi bahkan mengaku heran namanya seolah dicatut untuk memperkuat narasi bahwa pemerintah telah melunak terhadap Karaoke Diva.
Padahal menurutnya, sejak awal dirinya memilih tidak banyak berkomentar karena persoalan itu sudah menjadi kewenangan tim dan Asisten I Pemerintah Kabupaten.
“Waktu rapat khusus saja saya enggan berkomentar karena semua kewenangan sudah di Asisten I Pak Untung,” ujarnya.
Pernyataan itu sekaligus membongkar dugaan adanya upaya pembentukan opini publik yang dimainkan untuk menggiring kesan bahwa Karaoke Diva sudah aman beroperasi.
Cara-cara seperti ini dinilai semakin memperlihatkan bagaimana pemilik usaha diduga terus mencari celah untuk mempertahankan bisnisnya meski gelombang penolakan masyarakat belum mereda.
Ironisnya, media yang seharusnya menjalankan fungsi kontrol sosial justru dipertanyakan independensinya setelah memuat informasi yang dibantah langsung oleh pejabat terkait.
Publik pun menilai pemberitaan tersebut terkesan prematur dan berpotensi memperkeruh situasi di tengah belum adanya keputusan resmi pemerintah daerah.
“Berita mereka itu tidak benar adanya, bahkan menggiring opini seakan-akan saya sudah memberikan kebijakan membuka kembali karaoke karena sudah memenuhi syarat serta tidak melanggar hukum,” lanjut Barmawi.
Di sisi lain, keberadaan Karaoke Diva kini tidak hanya menjadi persoalan izin usaha semata, tetapi juga menyangkut wibawa pemerintah daerah.
Sebab, jika tempat usaha yang sebelumnya sudah menjadi sorotan dan menuai penolakan warga masih terus mencari ruang untuk beroperasi melalui manuver opini, maka publik patut mempertanyakan sejauh mana ketegasan pemerintah dalam menegakkan aturan.
Barmawi memastikan pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan Asisten I terkait langkah tim khusus yang sebelumnya dibentuk untuk menangani polemik Karaoke Diva.
“Besok saya akan berkoordinasi kembali kepada Pak Untung untuk mempertanyakan kapan tim khusus akan turun,” tutupnya.
Kini masyarakat menunggu, apakah pemerintah benar-benar serius menindak polemik Karaoke Diva atau justru kalah oleh permainan opini yang terus dibangun demi menyelamatkan kepentingan bisnis hiburan malam tersebut.(Jhn)





