Tulang Bawang Barat-Mediatamanew.com-Kepengurusan organisasi perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dikabarkan tengah mengalami dualisme kepemimpinan.
Menurut informasi hingga hari ini Minggu, 09 Agustus, 2026, keduanya sama-sama aktif menjalankan aktifitas dibawah kepemimpinan masing-masing ketua.
Meski sama-sama aktif dalam keorganisasian, namun hanya satu kepengurusan yang diakui keabsahannya berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PSHT.
Tertulis dalam SK DPP PSHT Nomor : 156-I/SK/PP-PSHT/IX/2022 secara sah, lengkap berbadan hukum menerangkan jika Pengurus Cabang di Tubaba iyalah :
• Ketua : Sapto Suhendar
• Wakil Ketua I Bid Organisasi : Samino
• Sekretaris : Andrianto
• Wakil Sekretaris : Deden Saiful
• Bendahara : Ari Prabowo
• Wakil Sekretaris : Solihin
Menyikapi terjadinya dualisme ini, Sapto Suhendar, Ketua PSHT Tubaba tidak hanya diam, dia bersama anggotanya telah mengadukan gejolak tersebut kepada pengurus tinggat provinsi maupun Dinas instansi terkait.
“Kepengurusan organisasi PSHT kami sah dan diakui DPP, kami juga sudah mengadukan persoalan ini kepada Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol),” jelas Andrianto, Sekertaris PSHT Tubaba kepada Wartawan mewakili Ketuanya.
Dengan diakui keabsahan secara legal, Andrianto mengajak sekaligus menghimbau kepada masyarakat jika ingin menjadi keluarga anggota PSHT agar dapat bergabung bersama mereka yang jelas memiliki legalitas dan diakui secara organisasi pengurusannya alias bukan abal-abal.
“Kita terbuka untuk siapapun, maka kami harap warga yang ingin tergabung bersama PSHT Tubaba bisa bergabung bersama kami yang keorganisasiannya sudah jelas baik di pengurusan hingga tingkat pusat maupun di pemerintahan,” cetusnya.
Maka dari itu, Andrianto menegaskan pada masyarakat jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau merasa dirugikan berkaitan dengan keorganisasian PSHT diluar pihaknya dapat segera melaporkan kepada pihak berwajib.
“Jika terjadi hal-hal yang dapat merugikan, juga termasuk mencatut nama besar PSHT Tubaba maka kami mengimbau jika kemudian hari terdapat suatu permasalahan untuk segera berkoordinasi dengan kepengurusan kami yang sah atau bisa mengadukan kepada pihak berwajib, agar tidak terulang lagi,” tukasnya.
Diketahui keabsahan kepengurusan PSHT Tubaba yang dijabat Ketua Sapto Suhendar ini sejak tahun 2022 hingga 2027.(Jhn)



