Lampung Utara, Mediatamanew.com- Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Lampung Utara. Seorang remaja berusia 17 tahun menjadi korban setelah didatangi dua pria tak dikenal yang menodongkan senjata tajam jenis badik dan merampas dua unit telepon seluler miliknya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Raya Kotabumi–Bandar Abung, tepatnya di RT 007 RW 003, Desa Bangun Sari, Kecamatan Abung Surakarta.
Korban diketahui bernama Andika Sandi Pratama (17), warga Desa Panaragan Jaya Indah, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor LP/B/25/VII/2026/SPKT/IPOLSEK ABUNG SURAKARTA/POLRES LAMPUNG UTARA/POLDA LAMPUNG, korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Abung Surakarta pada Selasa malam sekitar pukul 21.38 WIB.
Dalam laporan kepolisian, korban menerangkan bahwa saat berada di lokasi kejadian, tiba-tiba datang dua orang laki-laki yang tidak dikenalnya.
Salah seorang pelaku kemudian diduga menodongkan pisau badik ke arah tubuh korban. Dalam kondisi terancam, korban diminta menyerahkan telepon selulernya. Pelaku kemudian mengambil barang milik korban dan melarikan diri.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan dua unit telepon seluler merek Vivo. Yakni Vivo V70 dan Vivo Y27s. Total kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp11 juta.
Peristiwa itu pun membuat korban meminta aparat kepolisian segera mengungkap identitas kedua pelaku dan melakukan penangkapan.
Korban berharap kasus tersebut tidak berhenti pada tahap laporan, mengingat aksi dilakukan dengan menggunakan senjata tajam yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun masyarakat lainnya.
Sementara itu, pihak Polsek Abung Surakarta telah menerima laporan korban. Berdasarkan keterangan dalam laporan, perkara tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan, sementara identitas terlapor masih dalam proses lidik.
Masyarakat pun diharapkan tetap waspada, terutama saat melintas di ruas jalan yang minim pengawasan, serta segera melapor kepada kepolisian apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan keberadaan maupun identitas pelaku.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai perkembangan penyelidikan maupun apakah kedua pelaku telah berhasil diidentifikasi oleh kepolisian.(Jhn)






