Beranda Tulang Bawang Barat Jalan Rusak Panaragan Jaya Telan Korban Jiwa, Warga Kecam Kelalaian Pemerintah Tubaba

Jalan Rusak Panaragan Jaya Telan Korban Jiwa, Warga Kecam Kelalaian Pemerintah Tubaba

32
0
BERBAGI

Tulang Bawang Barat–Mediatamanew.com. Kelalaian pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur jalan kembali memakan korban jiwa.

Jalan protokol penghubung Panaragan Jaya menuju Panaragan yang selama bertahun-tahun dikeluhkan warga karena rusak parah, akhirnya merenggut nyawa seorang warga bernama Karim Bin Ratu, asal Gunung Katun Malay, pada Rabu malam (27/05/2026).

Korban diduga mengalami kecelakaan tunggal setelah kendaraan yang dikendarainya masuk ke lubang besar di ruas jalan depan PONED Panaragan Jaya. Ironisnya, kondisi jalan maut tersebut bukan persoalan baru.

Warga mengaku kerusakan jalan sudah lama terjadi dan berkali-kali dikeluhkan, namun pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dinilai tutup mata dan terkesan membiarkan ancaman maut mengintai masyarakat setiap hari.

Peristiwa ini sontak memicu kemarahan masyarakat. Warga menilai pemerintah daerah gagal menjalankan tanggung jawab dasar dalam menyediakan infrastruktur yang layak dan aman bagi rakyat.

“Kami hanya diminta taat bayar pajak, tapi jalan hancur seperti kubangan dibiarkan begitu saja. Sekarang sudah ada korban meninggal, siapa yang mau bertanggung jawab?” ujar salah satu keluarga korban dengan nada kecewa.

Kondisi jalan protokol Panaragan Jaya–Panaragan sendiri disebut sudah lama rusak berat dengan lubang menganga di berbagai titik.

Pada malam hari, minimnya penerangan membuat jalan tersebut semakin berbahaya bagi pengendara. Namun hingga kini, belum terlihat langkah serius dari pemerintah untuk melakukan perbaikan permanen.

Masyarakat menilai pemerintah daerah lebih sibuk menggembar-gemborkan program pembangunan dan pencitraan dibanding menyelesaikan persoalan mendasar yang langsung menyangkut keselamatan warga.

Berbagai slogan pembangunan dinilai hanya sebatas formalitas, sementara fakta di lapangan menunjukkan banyak ruas jalan di Tubaba, baik jalan kabupaten maupun provinsi, dalam kondisi memprihatinkan.

“Jangan hanya pandai membuat program dan pidato pembangunan, tapi rakyat dibiarkan bertaruh nyawa di jalan rusak setiap hari,” kecam warga lainnya.

Tragedi tewasnya Karim Bin Ratu kini menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Warga mendesak agar pemerintah tidak lagi menunggu jatuhnya korban berikutnya untuk bergerak memperbaiki jalan rusak yang selama ini seolah diabaikan.(Jhn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here