Beranda Kota Metro Rio Sanjaya Surya Siswa Asal Pondok Pesantren Roudlotul Qur’an Kota Metro raih...

Rio Sanjaya Surya Siswa Asal Pondok Pesantren Roudlotul Qur’an Kota Metro raih juara I Pencak Silat Piala Kemenpora RI

50
0
BERBAGI

Metro, mediatamanews.com.

Rio Sanjaya Surya atlet pencak silat asal Pondok Pesantren Roudlotul Qur’an Kota Metro yang berkelahiran di Gayabaru III, 27 Februari 2002 telah berhasil meraih juara I Pencak Silat Katagori Tanding pada Open Turnamen Lampung International Championship V Piala Kemenpora RI tahun 2020 yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung (Unila) sejak 10-12 Maret.

Rio Sanjaya Surya, yang merupakan putra sulung dari pasangan Dedi Sutrisno dan Suyanti dari Gayabaru III Lampung Tengah mengaku, bahwa kunci keberhsilan dan kesuksesan dalam memenangkan pertandingan tersebut adalah tekun dan serius berlatih.

Rio juga mengaku bahwa dirinya juga tidak menyangka bisa meraih prestasi dan mengalahkan lawannya yang tangguh

“Syukur Alhamdulillah dapat juara. satu selain keseriusan saya berlatih ini juga berkat doa orang tua, keluarga serta pembimbing dan teman-teman sehingga bisa berhasil dengan memperoleh yang terbaik”, ungkap Rio. kepada awak media Kamis (12/03/2020).

Menurut Rio sejak kecil ia memang hobi berlatih mengikuti pelatihan bela diri, tepatnya saat ia masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), ia sudah tekun berlatih mengikuti kegiatan Taekwondo.

“Kalau SD sampai SMP belajarnya taekwondo, baru kelas 1 SMA latihan pencak silat. Kalau untuk latihan bela diri ini memang hobi, dan alhamdulilah dapat juara 1 katagori tanding,” ujar siswa Kelas XI SMA TMI Roudlotul Qur’an Kota Metro.

Sementara itu Desi Sutrisno didampingi istrinya Suyanti mengaku bangga atas prestasi yang diraih putranya, dIa juga tidak menyangka bahwa putranya telah berhasil meraih juara dalam Pencak Silat Open Turnamen Lampung International Championship V Piala Kemenpora RI tahun 2020.

Suyanti mengaku bahwa sejak dari kecil itu putranya Rio memang hobinya ikut taekwondo tapi semenjak sekolah di SMA ini dia baru berlatih pencak sikat di sekolah dan pondoknya. dan bisa meraih prestadi dengan mendapatkan juara satu.

Ditanya mengenai dukungannya terhadap prestasi putranya tersebut, ia mengaku mendukung setiap kegiatan yang bersifat positif. Namun ia berpesan kepada putranya agar tidak melupakan ibadah.

Yanti menambahkan bahwa dirinya selalu mendukung setiap kegiatan yang bersifat positif. Namun ia berpesan kepada putranya agar tidak melupakan ibadah meskipun sesibuk apapun dirinya selalu mengigatkan putranya untuk selalu selalu mengingatkan agar jnagan lupa melksankaan ibadah.

“Prestasi itu penting tapi ibadah yang nomor satu karena tidak ada yang tidak mungkin kalau kita tekun ibadah dan selalu berdoa kepada Allah SWT, tentunya juga dengan giat berlatih,” tutur warga asal Gayabaru III, Kecamatan Seputih Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah ini.(Yli)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here