Beranda Tulang Bawang Barat Cegah Paham Radikalisme Kejari Tubaba Bentuk FAKEM

Cegah Paham Radikalisme Kejari Tubaba Bentuk FAKEM

66
0
BERBAGI

Tubaba, Mediatamanews.com.

Kejaksaan Negeri (Kejari) mengadakan Rapat Koordinasi dengan Kesbangpol dan membentuk Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat ( FAKEM ), di ruang rapat Panaragan Jaya kecamatan Tulang Bawang Tengah, Rabu (07/12/2022).

Menurut kepala Kejaksaan Negeri, Tubaba Kegiatan rapat koordinasi baru dapat di laksanakan karena FAKEM baru saja terbentuk, hal tersebut sebagai langkah untuk menangkal munculnya paham -paham radikal yang bisa meresahkan, dan berpotensi menimbulkan konflik di masyarakat.

Rakor FAKEM ini kata dia juga merupakan bentuk konsolidasi antar anggota tim FAKEM , unsur tokoh agama yang bertujuan mengawasi ajaran agama yang terindikasi sesat , menodai, menghina, dan merendahkan satu aliran kepercayaan atau keagamaan yang dapat menimbulkan permusuhan dan kerukunan umat beragama.

Dalam rapat koordinasi tersebut juga sekaligus di lakukan pembentukan susunan Tim FAKEM, dengan pengendalian dari kejaksaan negeri, bekerja sama semua pihak agar bisa berjalan dengan baik dan sukses.

Kemudian Kanan Kesbangpol menambahkan dari instansi Pemerintah Daerah sangat mendukung terbentuknya suatu forum yakni FAKEM.

“Kami juga di bulan ini mendapatkan informasi dari masyarakat yang berada di Tiyuh/desa Gedung Ratu Kecamatan Tulang Bawang Udik, terdapat perkumpulan sekelompok yang menamakan dirinya Pengajian Tasawuf atau Thrqat Nagsyabandiyah yang dewan pengasuhnya terpusat di desa Suka Datang kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu”, ungkapnya

Ajarannya sudah sangat menyimpang karena calon jamaahnya di imingi setelah menjadi pengikut akan hidup sejahtera ( kaya ) dan terbebas dari hutang, sholat Jumat tidak diwajibkan kalau sempet sholat tidak sempet tidak apa, Tunduk kepada guru pengajian dari pada orang tua, melakukan ibadah zikir pada tengah malam dengan mati lampu, dan pada sholat berjamaah antara laki-laki dan perempuan campur jadi satu.

“Oleh karenanya melalui rapat koordinasi FAKEM ini adalah sebagai langkah pencegahan dini dalam upaya menangkal penyimpangan yang bisa mengakibatkan konflik dalam kerukunan antar umat beragama, di tengah masyarakat”, tandasnya (Eko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here